Rabu, 30 Oktober 2013

Hindari Makanan Pemicu kangker

Daging Merah
Bahan makanan ini memang mengandung protein, zat besi, seng, selenium, juga vitamin A, B, dan D. Namun mengonsumsi daging merah berlemak atau bahkan daging merah olahan seperti sosis dan daging burger dalam jumlah berlebihan, dapat meningkatkan risiko terserang kanker usus. 


Ikan
Meskipun ikan salmon kaya akan Omega3 yang baik untuk kesehatan otak, namun kita tetap harus waspada. Perhatikan juga habitat asal salmon atau tempat penjualannya. Ikan ini mudah sekali terkontaminasi karsinogen. 

Popcorn
Camilan ini kerap disandingkan untuk menemani waktu luang, seperti menonton televisi atau ketika berada di bioskop. Nyatanya, popcorn mampu mencetuskan kanker hati, testis, dan pankreas. Ini karena popcorn dimasak dengan microwaveyang dilapisi bahan kimia. 

Soda
Bagi para pecinta soda, sebaiknya mulai waspada. Pasalnya, pewarna pada produk minuman bersoda mengandung karsinogen pemicu kanker. Ketika dikonsumsi dengan intensitas tinggi juga meningkatkan bibit kanker yang memicu perkembangan leukimia, kanker paru, hati, dan tiroid. 

Garam
Makanan yang mengandung kadar garam tinggi juga mengganggu kesehatan. Bukan hanya menyebabkan peningkatan tekanan darah, risiko jantung, dan stroke, namun juga menyebabkan kanker lambung. Takaran tepat terkait penggunaan garam adalah satu sendok makan per hari. 

Makanan bertepung
Kerap mengonsumsi makanan bertepung, sama artinya Anda mengasup banyak karbohidrat. Kelebihan karbohidrat dikaitkan dengan peningkatan 220 persen kanker payudara.  

Minyak
Selain mengandung lemak jenuh pemicu kolesterol, beberapa jenis minyak juga melalui proses terhidrogenasi. Proses mengubah minyak nabati cair menjadi padat dengan menambahkan ion hidrogen dalam tekanan tinggi, seperti pada mentega dan margarin. Proses inilah yang disebut memicu berbagai jenis kanker, saat minyak dikonsumsi tubuh. 

Donat
Bahan pembuat donat termasuk minyak terhidrogenasi, tepung putih, gula, dan akrilamida buruk bagi kesehatan. Mengkonsumsi donat secara teratur mengaktifkan sel-sel kanker dalam tubuh.

Selai kacang
Meski disebut mengandung vitamin E dan A, selai kacang yang terbuat bukan dari kacang pilihan memungkinkan kacang mengandung sejenis jamur yang disebut aflatoksin peningkat risiko kanker hati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar